Jangan Biarkan Otak Mati Gara-gara Kehabisan Oksigen

otak kehabisan oksigen

Tubuh manusia itu sangat kompleks. Kita memiliki banyak sistem organ yang berbeda, yang masing-masing bertanggung jawab untuk tugas yang berbeda.

Sistem organ yang paling penting adalah sistem saraf yang membawa sinyal di antara bagian tubuh yang berbeda sekaligus mengkoordinasikan setiap tindakan yang kita lakukan.

Di pusat sistem saraf terdapat otak dan sumsum tulang belakang. Mereka merupakan supervisor bagi semua fungsi tubuh.

Sistem saraf pusat (central nervous system-CNS) terhubung dengan sistem saraf periferal (peripheral nervous system-PNS) yang merupakan sebagian besar saraf yang menghubungkan bagian-bagian tubuh lain ke otak kita.

Tulisan ini akan menyajikan informasi tentang anatomi otak manusia sebagai bahan pertimbangan bagaimana kita menjaganya agar tetap sehat dan berfungsi baik.

Anatomi Otak Manusia

Hampir semua binatang memiliki sebuah miniatur sistem saraf. Mamalia, burung, reptilia, amfibia, ikan dan bahkan serangga memiliki otak.

Tetapi, otak serangga melayani tujuan yang berbeda dibandingkan dengan otak manusia. Beberapa jenis serangga bisa hidup beberapa hari tanpa kepala. Serangga jenis ini memiliki sistem saraf yang terpisah dari fungsinya sendiri.

Manusia hanya bergantung pada satu sistem saraf yang dimiliki. Otak manusia agak rapuh dan sangat bergantung pada pasokan darah. Itu sebabnya mengapa otak kita dibungkus dengan bahan pelindung — tengkorak (juga dikenal dengan batok kepala). Tengkorak ini terbuat dari 22 kerangka yang sangat kuat.

Jika otak manusia kehilangan pasokan darah, otak tersebut memasuki moda aman. Hanya membutuhkan kira-kira 10 detik dari kehilangan pasokan darah bagi manusia untuk kehilangan kesadaran.

Dalam kasus ini otak kita mempertahankan sumber berharga dan menggunakannya hanya pada fungsi-fungsi dasar tubuh. Jika pasokan darah hilang selama lima menit atau lebih, maka otak akan mati karena kehabisan oksigen.

Lebar otak manusia dewasa kira-kira empat setengah inchi atau sekitar 14 cm dan panjangnya kira-kira enam inchi atau sekitar 17 cm. Beratnya kira-kira tiga pon atau satu setengah kilogram. Otak tersebut terbuat dari bahan yang lembut.

Berat otak manusia kira-kira dua persen dari berat tubuhnya tetapi otak tersebut menggunakan kira-kira 20 persen dari seluruh energi yang diterima tubuh. Betapa pentingnya otak kita, kan?

Apabila kita melihat gambar otak manusia, apa yang akan kita lihat pertama kali adalah korteks selebral (celebral cortex) yang merupakan bagian otak yang paling luar.

Bagian ini berupa lipatan-lipatan untuk meningkatkan luas permukaan seluruhnya yang dikemas dengan reseptor. Setiap benjolan permukaan disebut gyrus, sementara masing-masing alur disebut sulkus.

Agar otak tetap hidup dan tetap berfungsi, makanan otak harus mendapatkan perhatian pemiliknya. Selain itu, pasokan oksigen di dalam darah harus juga benar-benar diperhatikan.

Baca juga: “Otak Kanan dan Otak Kiri, Mana Yang Lebih Penting?”

Apabila Anda merasa ARTIKEL yang Anda baca di atas bermanfaat, silakan di-SHARE (di-BAGI) untuk teman lain agar mendapatkan manfaat yang sama.
%d blogger menyukai ini:
Essential SSL