Passion, Menu Utama Mengajar

passion_menu_mengajarKetika kita pertama kali memasuki sebuah restoran, kita biasanya bertanya, “Apa menu spesial hari ini?” Ya, menu spesial dari sebuah restoran. Menu special itulah yang biasanya menarik pengunjung datang ke restoran tersebut. Kita umumnya memiliki tempat-tempat khusus untuk menu-menu tertentu. Kalau ingin sate, kita pergi ke tempat A. Kalau ingin bakso, kita pergi ke tempat B. Dan seterusnya.

Dalam pembelajaran terdapat menu-menu khusus yang diharapkan dimiliki dan ditunjukkan oleh guru dalam mengajar. Para siswa juga diharapkan memiliki dan menunjukkan menu tersebut dalam mengikuti pembelajaran. Dengan begitu proses pembelajaran akan berjalan lancar, menyenangkan, efektif dan efisien, sekaligus mencapai tujuan secara optimal.

Salah satu menu penting dalam pembelajaran adalah dimilikinya PASSION oleh guru. Seorang guru dalam mengajar diharapkan memiliki passion atas pekerjaannya itu sehingga siswa juga memiliki passion yang sama tentang pembelajaran yang dikelola oleh gurunya. Dengan demikian, guru dan siswa akan sama-sama bergairah dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran akan berjalan lancar, menyenangkan, efektif dan efisien. Hasilnya? Tujuan pembelajaran akan dapat dicapai dengan mudah, cepat, dan optimal.

Bagaimana passion bekerja? Mari kita ikuti penjelasan di bawah ini!

Passion (dari kata Latin patere berarti menderita) adalah suatu perasaan yang sangat kuat tentang seseorang atau sesuatu. Passion adalah sebuah emosi yang sangat kuat, dilakukan dengan atau menunjukkan energi yang hebat, melibatkan antusiasme atau keinginan yang kuat terhadap sesuatu.

Passion merupakan motivasi dalam bekerja. Ketika seseorang memiliki passion di dalam pekerjaannya (memiliki, menunjukan, atau mengekspresikan emosi atau keyakinan yang kuat) tentang pekerjaan mereka, mereka cenderung kurang peduli terhadap perilakunya ketika sedang bekerja, untuk menghasilkan lebih banyak hasil dan lebih banyak kepuasan dari pekerjaannya itu.

Orang-orang ini memiliki tingkat kesejahteraan psikologis yang lebih tinggi. Ketika orang menikmati profesinya dan termotivasi oleh passion, mereka cenderung untuk lebih puas dengan pekerjaan dan secara psikologis mereka lebih sehat. Jika seorang individu tidak puas dengan profesinya, mereka juga tidak puas dalam hubungan dengan keluarga mereka dan mengalami gangguan psikologis.

Alasan lain mengapa orang menjadi lebih puas apabila termotivasi oleh passion atas pekerjaannya termasuk pengaruh motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Misalnya, ketika Anda bekerja karena Anda memang menyukai pekerjaan itu dan Anda merasa puas ketika Anda berhasil menyelesaikan pekerjaan tersebut, maka itu berrarti Anda memang memiliki passion dan termotivasi oleh passion dalam pekerjaan Anda.

Dalam hal ini, Anda tidak memikirkan untung rugi termasuk waktu ketika bekerja. Anda menikmati pekerjaan itu dan Anda mendapatkan kepuasan atas keberhasilan penyelesaian pekerjaan tersebut. Semakin berhasil, Anda akan merasa semakin puas, dan semakin tertantang untuk melakukan hal-hal baru dalam pekerjaan. Ketika mengalami masalah, Anda akan berusaha maksimal untuk mengatasi masalah sehingga berhasil menyelesaikan pekerjaan Anda dan mendapatkan kepuasan darinya.

Orang yang bekerja dengan passion sering melampaui jam kerja. Meskipun individu yakin bahwa seseorang tidak harus bekerja melampaui jam, banyak yang menyukainya karena batapa mereka memiliki passion terhadap pekerjaannya.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memiliki passion dalam pekerjaan Anda? Apabila Anda tidak memiliki passion dalam pekerjaan Anda, lebih baik Anda mencari pekerjaan lainnya! Mengapa? Karena Anda akan lebih sering menderita karena pekerjaan Anda itu!

Apabila Anda merasa ARTIKEL yang Anda baca di atas bermanfaat, silakan di-SHARE (di-BAGI) untuk teman lain agar mendapatkan manfaat yang sama.
0 comments… add one
Essential SSL