Tips Memulai Pembelajaran Yang Membangkitkan Gairah Belajar Siswa

Dalam artikel sebelumnya telah disebutkan bahwa terdapat tiga tahapan dalam proses belajar, yakni: (1) pemerolehan atau penyerapan informasi, (3) penyimpanan informasi di dalam ingatan, dan (3) pemanggilan ulang informasi yang tersimpan di dalam ingatan untuk penggunaan lebih lanjut.

Kemudian, terkait dengan tahapan pemanggilan ulang informasi yang tersimpan dalam ingatan diberikan tiga contoh untuk melatih siswa. Ketiga contoh tersebut meliputi: (1) penggunaan pertanyaan harian, (2) presentasi resume pelajaran, dan (3) pemecahan masalah terfokus.

Jika Anda belum membaca artikel dimaksud, silakan baca dulu: Latihan Memanggil Ulang Informasi Yang Tersimpan Dalam Ingatan” untuk memahami cara siswa belajar.

Tulisan ini merupakan eksplorasi dari contoh melatih siswa memanggil ulang informasi melalui penggunaan pertanyaan harian, dalam kaitannya dengan proses memulai pembelajaran di kelas, yang diarahkan untuk membangkitkan gairah belajar siswa.

Buat bapak ibu yang mengajar di kelas I SD, tulisan ini menarik untuk dibaca: Mengajar Membaca Di Kelas I Sekolah Dasar.

Tujuan Penggunaan Pertanyaan Harian Untuk Memulai Pembelajaran

Dalam proses pembelajaran di kelas perlu dibangun suasana yang nyaman agar siswa siap belajar tanpa rasa takut atau khawatir namun tetap fokus dan bergairah dalam pembelajaran.

Tujuan penggunaan pertanyaan harian untuk memulai pembelajaran di kelas, di antaranya adalah untuk itu: membangun suasana hati siswa yang nyaman, terbebas dari rasa takut atau khawatir–yang justru membebani hati mereka. Dan, siswa tetap fokus dan bergairah!

Suasana ini bisa dibangun melalui aktivitas ringan dan atau pertanyaan-pertanyaan yang dijawab secara mudah oleh siswa.

Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan guru dalam mengawali pembelajaran untuk menjaga kenyamanan dan gairah siswa adalah sebagai berikut:

  1. Menanyakan kabar siswa, keadaan siswa hari itu, suasana hati, dan semangat belajar;
  2. Mengajak siswa untuk berdinamisasi, misalnya: Yel Yel, menyanyikan lagu yang membangkitkan semangat, slogan kelas, dan sejenisnya;
  3. Meminta satu atau dua siswa untuk bercerita tentang pengalaman mereka dalam perjalanan dari rumah ke sekolah;
  4. Memberikan pertanyaan ringan tentang pelajaran di hari-hari sebelumnya terkait materi pelajaran yang akan dipelajari hari itu;
  5. Memberikan penjelasan singkat tentang beberapa materi pelajaran sebelumnya yang dikaitkan dengan materi pelajaran yang dipelajari;
  6. Menyampaikan tujuan pembelajaran dan tagihan untuk materi pelajaran pada pertemuan saat itu.

Beberapa pertanyaan atau aktivitas lain dapat diberikan guru kepada siswa yang bertujuan untuk membangkitkan gairah belajar sekaligus menjaga kanyamanan siswa dalam mengikuti pelajaran hari itu.

Contoh Aktivitas Guru Dan Siswa Ketika Memulai Pembelajaran Di Kelas

Di bawah ini disajikan aktivitas yang dilakukan oleh dua orang guru di sebuah sekolah dasar dalam memulai pembelajaran di kelas.

Guru pertama, mengajar di kelas A melakukan aktivitas seperti ini:

  1. Menata tempat duduk siswa;
  2. Mengajak siswa berdoa, dipimpin oleh siswa;
  3. Menanyakan kabar keadaan siswa;
  4. Menanyakan kehadiran siswa;
  5. Menyinggung pelajaran kemarin;
  6. Menghubungkan ke pelajaran hari itu dan masuk ke kegiatan inti pembelajaran hari itu.

Guru kedua, mengajar di kelas B melakukan aktivitas seperti ini:

  1. Mengajak siswa berdoa, dipimpin oleh siswa;
  2. Meminta siswa berdiri dan melaksanakan “Yel Yel Kelas”;
  3. Memastikan bahwa siswa bersemangat hari itu, “Tetap semangat?”, “Mana semangatmu?”. Siswa menjawab dengan penuh semangat!
  4. Menanyakan kehadiran siswa. Siswa masuk semua, guru mengajak siswa bersyukur mengucapkan “Alhamdulillah” karena berarti semuanya sehat;
  5. Menanyakan apakah siswa sudah sarapan (makan pagi), siswa menjawab “Sudah”, guru mengajak siswa bersyukur lagi, “Alhamdulillah!”, guru meminta agar siswa bersuara keras ketika menjawab pertanyaan, “Suaranya yang keras ya!” “Bu guru belum sarapan tapi suaranya keras”;
  6. Menginformasikan pelajaran hari itu, masuk tema 2, tentang udara bersih bagi kesehatan tubuh;
  7. Mengulang secara singkat pelajaran sebelumnya terkait dengan pelajaran hari itu, melalui tanya jawab dan penjelasan singkat, mengarahkan siswa untuk memanggil ulang informasi yang tersimpan di dalam ingatan;
  8. Masuk ke kegiatan inti pembelajaran hari itu.
Note: Dari rekaman aktivitas kedua guru yang memulai pembelajaran di kelas yang berbeda di atas, keduanya sudah melakukan persiapan kondisi mental siswa untuk memasuki pembelajaran. Tidak langsung masuk ke pelajaran inti.
Tetapi dampaknya pada suasana hati siswa di kelas pasti berbeda.
Menurut Anda, mana yang lebih meringankan beban siswa dalam belajar di kelas? Silakan cermati dan praktikkan di kelas Anda!
0 comments… add one

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini:
Essential SSL