Penilaian Pembelajaran Yang Ideal

Tulisan ini merupakan kelanjutan dari tulisan awal tentang penilaian pembelajaran berdasarkan Permendikbud No. 22 Tahun 2016. Tulisan awal tersebut membahas materi tentang apa dan mengapa. Tulisan lanjutan ini membahas tentang bagaimana merancang penilaian pembelajaran yang ideal.

Elemen Penting Dalam Penilaian Pembelajaran Yang Ideal

Untuk penilaian yang ideal, Charlotte Danielson dalam bukunya Enhancing Professional Practice: A Framework for Teaching menunjukkan empat element penting dalam penilaian, meliputi: kriteria penilaian, pemantauan belajar siswa, umpan balik kepada siswa, serta penilaian diri siswa dan pemantauan kemajuan.

Kriteria penilaian. Sebuah penilaian dikatakan lemah apabila siswa tidak mengetahui kriteria dan standar kinerja dimana pekerjaan mereka akan dinilai. Sebuah penilaian dikatakan cukup apabila siswa mengetahui beberapa kriteria dan standar kinerja dimana pekerjaan mereka akan dinilai.

Sebuah penilaian dikatakan baik apabila siswa sepenuhnya menyadari kriteria dan standar kinerja dimana pekerjaan mereka akan dinilai. Dan, penilaian dikatakan ideal apabila siswa sepenuhya menyadari kriteria dan standar kinerja dimana pekerjaan mereka akan dinilai dan berkontribusi dalam pengembangan kriteria.

Pemantauan belajar siswa. Sebuah penilaian dikatakan lemah apabila guru tidak memantau belajar siswa. Sebuah penilaian dikatakan cukup apabila guru memantau kemajuan kelas secara keseluruhan tetapi tidak memperoleh informasi diagnostik.

Sebuah penilaian dikatakan baik apabila guru memantau kemajuan kelompok siswa dalam kurikulum, menggunakan petunjuk diagnostik secara terbatas untuk mendapatkan informasi.

Sebuah penilaian dikatakan ideal apabila guru secara aktif dan sistematik memperoleh informasi diagnostik dari siswa secara perorangan mengenai pemahaman mereka tentang kemajuan siswa secara perorangan.

Umpan balik kepada siswa. Sebuah penilaian dikatakan lemah apabila kualitas umpan balik guru terhadap siswa rendah dan tidak diberikan pada waktu yang tepat. Sebuah penilaian dikatakan cukup apabila umpan balik guru kepada siswa tidak merata, dan ketepatan waktunya tidak konsisten.

Sebuah penilaian dikatakan baik apabila umpan balik guru kepada siswa tepat waktu dan secara konsisten berkualitas tinggi. Sebuah penilaian dikatakan ideal apabila umpan balik guru kepada siswa tepat waktu dan secara konsisten berkualitas tinggi, dan siswa memanfaatkan umpan balik dalam belajar mereka.

Penilaian diri siswa dan pemantauan kemajuan. Sebuah penilaian dikatakan lemah apabila siswa tidak terlibat dalam penilaian diri dan pemantauan kemajuan.

Sebuah penilaian dikatakan cukup apabila siswa kadang-kadang menilai pekerjaan mereka sendiri terhadap kriteria penilaian dan ukuran kinerja. Sebuah penilaian dikatakan baik apabila siswa sering menilai dan memantau kualitas pekerjaan mereka sendiri terhadap kriteria penilaian dan ukuran kinerja.

Sebuah penilaian dikatakan ideal apabila siswa bukan saja sering menilai dan memantau kualitas pekerjaan mereka sendiri terhadap kriteria penilaian dan ukuran kinerja tetapi juga aktif menggunakan informasi tersebut dalam belajar mereka.

Bagaimana Merancang Penilaian Pembelajaran Yang Ideal?

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penilaian pembelajaran yang ideal, setidaknya meliputi elemen di bawah ini:

  • Ada kriteria penilaian dan standar kinerja, seluruh siswa mengetahui kriteria penilaian dan standar kinerja dimana pekerjaan mereka akan dinilai; lebih baik jika siswa dilibatkan dalam penyusunan kriteria dan standar kinerja tentang penilaian pekerjaan mereka;
  • Kriteria penilaian dan standar kinerja disusun dengan mempertimbangkan hasil pemantauan belajar siswa yang dilakukan oleh guru secara aktif dan sistematik;
  • Guru memberikan umpan balik kepada siswa tepat waktu dan secara konsisten berkualitas tinggi (berdasarkan hasil penilaian), siswa memanfaatkan umpan balik dalam belajar mereka;
  • Siswa sering melakukan penilaian diri dan memantau kualitas pekerjaan sendiri mengacu kriteria penilaian dan standar kinerja, sekaligus menggunakan informasi yang diperoleh dalam belajar mereka.

Lihat bagian awal: Penilaian Pembelajaran – Apa dan Mengapa Ada Penilaian Pembelajaran?

0 comments… add one

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini:
Essential SSL