Metode Ceramah, Mengapa Banyak Yang Menggunakan?

Metode ceramah, sebuah metode pembelajaran, yang apabila dibandingkan dengan metode lain dianggap yang paling tidak efekfif (paling lemah), tetapi justru banyak digunakan oleh guru. Mengapa? Ada apa dengan metoda ceramah? Benarkah metode ini paling tidak efektif? Salahkan jika guru menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran?

Penggunaan metode pembelajaran oleh guru akan mempengaruhi proses dan hasil belajar siswa. Penggunaan metode yang tepat akan menghasilkan proses dan hasil belajar yang baik. Sebaliknya, penggunaan metode yang tidak tepat akan menghasilkan proses dan hasil belajar yang tidak baik.

Tulisan ini akan membahas salah satu metode pembelajaran, yakni metode ceramah. Metode ini dianggap sebagai metode pembelajaran yang paling populer tetapi sekaligus dianggap sebagai metode pembelajaran yang paling lemah (tidak efektif). Mengapa dan apa sebenarnya yang terjadi pada metode ceramah? Mari lanjutkan membaca!

Pengertian Metode Pembelajaran

Apa yang dimaksud dengan metode pembelajaran? Istilah metode pembelajaran terdiri dari dua kata kunci yaitu metode dan pembelajaran. Metode (method) menurut Merriam webster berarti: (1) a way of doing something (cara melakukan sesuatu); (2) a careful or organized plan that controls the way something is done (rencana hati-hati atau terorganisasi yang mengendalikan cara sesuatu dikerjakan).

Pembelajaran, menurut PP No. 32 tahun 2013, adalah proses interaksi antar peserta didik, antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (pasal 1 poin 19). Pembelajaran, biasa dikenal dengan kegiatan belajar mengajar atau proses belajar mengajar di kelas, yang dalam bahasa Inggris dikenal dengan sebutan teaching/learning process.

Berdasarkan uraian di atas dapat dikatakan bahwa metode pembelajaran adalah cara melaksanakan kegiatan belajar mengajar atau proses belajar mengajar di kelas yang disusun secara hati-hati atau terorganisasi sehingga proses belajar mengajar berlangsung baik. Kita juga dapat mengatakan dengan bahasa yang sederhana, bahwa metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru untuk melaksanakan pembelajaran di kelas.

Metode pembelajaran tersebut mengandung prinsip-prinsip umum, termasuk pedagogi dan strategi pengelolaan, untuk mendapatkan hasil pembelajaran yang diinginkan.

Dalam proses pembelajaran, pemilihan metode ini penting karena akan berpengaruh pada kelancaran proses belajar sekaligus hasil belajar di kelas. Pemilihan metode yang tepat akan menghasilkan proses belajar yang baik dan karena itu akan menghasilkan hasil belajar yang baik pula. Sebaliknya, pemilihan metode yang tidak tepat akan berdampak pada lemahnya proses belajar mengajar, dan karenanya pula akan berdampak pada lemahnya hasil belajar.

Pemilihan tentang metode mengajar atau metode pembelajaran bergantung pada apa yang sesuai dengan guru–filosofi pendidikan, demografis ruang kelas, subjek pelajaran, dan termasuk juga pernyataan misi sekolah. Selain itu, hal-hal lain yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan metode mengajar adalah karakteristik peserta didik dan jenis materi pelajaran yang dibawakan.

Pengertian Metode Ceramah

Dalam bahasa Inggris, istilah metode ceramah disebut lecture method. Lecture dalam konteks pembelajaran (menurut Merriam Webster) didefinisikan sebagai: a talk or speech given to a group of people to teach them about a particular subject (percakapan atau pembicaraan yang disampaikan pada sekelompok orang untuk mengajar mereka tentang subjek tertentu).

Menurut definisi tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa dalam proses pembelajaran yang menggunakan metode ceramah, guru lebih banyak menggunakan penuturan sebagai media utama pembelajaran.

Dalam konteks ini, tentunya guru aktif berbicara; dan siswa mendengarkan atau memperhatikan guru. Misalnya: guru menjelaskan materi pelajaran dan siswa memperhatikan penjelasan guru. Atau: guru bercerita tentang materi pelajaran dan siswa mendengarkan cerita guru (mungkin juga sambil membuat catatan). Selanjutnya, setelah pelajaran usai, siswa mengerjakan tugas dari guru berdasarkan materi pelajaran yang telah disajikan.

Metode ceramah merupakan metode paling awal digunakan dalam proses belajar mengajar. Metode ini dapat digunakan, baik dengan atau tanpa alat bantu (alat peraga atau media pembelajaran).

Setiap orang normal dapat menggunakan metode ceramah untuk pembelajaran. Metode ini tidak membutuhkan prosedur yang rumit. Guru cukup berbicara di depan siswa dalam kelas, terkait materi pelajaran.

Satu-satunya keterampilan yang (mungkin?) dibutuhkan adalah keterampilan berkomunikasi. Ya, keterampilan untuk berkomunikasi secara efektif.

Metode Ceramah sebagai Metode Paling Populer

Menurut hemat penulis, metode mengajar yang paling populer adalah metode ceramah. Metode ini paling banyak digunakan, dan hampir bisa dipastikan setiap guru pernah menggunakan, atau bahkan selalu menggunakan metode ini.

Metode ceramah sangat tepat digunakan untuk menjelaskan konsep-konsep penting, mengajar kelas yang miskin fasilitas, mengajar kelas yang besar, dan lain-lain.

Metode ceramah tergolong paling mudah. Guru hanya berbicara, atau menjelaskan materi pelajaran, siswa mendengarkan penjelasan guru, memberikan respon, atau menjawab pertanyaan pancingan guru sebagai variasi.

Intinya: guru menyajikan materi pelajaran kepada siswa dalam bentuk ceramah (berbicara).

Hanya saja, dibanding dengan metode-metode lain seperti diskusi atau demonstrasi, metode ceramah dianggap paling tidak efektif. Hal ini terjadi karena hanya guru yang aktif berbicara, guru yang menguasai aktivitas pembelajaran, sedangkan siswa hanya mendjadi pendengar yang pasif. Akibatnya, siswa tidak dapat mencapai hasil belajar secara optimal.

Guru Harus Kreatif dalam Memilih Metode Pembelajaran

Setiap metode memiliki kekhasan tersendiri, dan masing-masing memiliki keunggulan sekaligus kelemahan. Tidak ada metode yang paling baik atau paling buruk untuk semua jenis pelajaran.

Pemilihan dan penggunaan metode oleh guru harus disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan, keadaan siswa yang mengikuti pelajaran, dan kemampuan guru dalam menyajikan pembelajaran. Jadi, guru harus cerdas dan kreatif dalam memilih metode agar pembelajaran efektif.

Tips: Lebih baik gunakan metode campuran dalam pembelajaran, tidak hanya satu macam metode. Gunakan metode-metode tersebut secara bervariasi agar siswa tidak bosan, sekaligus memenuhi kebutuhan dominasi belajar siswa.
Apabila Anda merasa ARTIKEL yang Anda baca di atas bermanfaat, silakan di-SHARE (di-BAGI) untuk teman lain agar mendapatkan manfaat yang sama.
%d blogger menyukai ini:
Essential SSL