Ketahuilah, Siswa Anda Tidak Seluruhnya Berpikir Seperti Anda Para Guru

memahami cara berpikir siswa
Ketika masing-masing anak selesai melaksanakan tugas, masing-masing kemudian disuruh menghitung jumlah lidi di setiap kolom lantai. Jawabannya ternyata tidak menunjukkan bahwa masing-masing bekerja secara cermat dan benar.

Anak yang pertama selesai melaksanakan tugas dan menghitung ulang menjawab sebagai berikut: kolom 1, 18; kolom 2, 20; kolom 3, 22; kolom 4, 21; kolom 5, 22 (yang kalau dijumlahkan kelima kolom tersebut berisi 103 lidi).

Anak kedua menjawab sebagai berikut: kolom 1, 20; kolom 2, 22; kolom 3, 19; kolom 4, 20; kolom 5, 21 (jika dijumlahkan, seluruhnya berisi 102 lidi). Anak ketiga menjawab sebagai berikut: kolom 1, 20; kolom 2, 19; kolom 3, 20; kolom 4, 21; kolom 5, 20 (total seluruh lidi adalah 100).

Berdasarkan penghitungan ulang jumlah lidi setiap kolom dari masing-masing anak yang dijadikan sampel tersebut dapat disimpulkan bahwa seluruhnya tidak cermat dalam mengisikan lidi pada setiap kolom. Harusnya jumlah lidi dalam kolom yang satu dengan kolom yang lain sama, tetapi mereka menunjukkan jawaban yang berbeda-beda.

Hal tersebut menunjukkan bukti bahwa meskipun siswa sudah paham dengan informasi yang diberikan oleh guru, belum tentu mereka dapat menjalankan tugas sesuai dengan informasi yang diberikan.

Pesan Penting Bagi Guru Dalam Mengelola Pembelajaran Di Kelas

Berdasarkan informasi bahwa tidak seluruh siswa berpikir seperti gurunya berpikir, dan bahwa meskipun siswa sudah memahami informasi yang diberikan, belum tentu mereka melakukan tugas sesuai pesan secara benar, maka guru perlu selalu memastikan bahwa informasi diterima dengan benar oleh seluruh kelas dalam setiap pembelajaran.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan cara sering-sering mempertanyakan kembali informasi yang disampaikan kepada siswa untuk memastikan bahwa informasi tersebut benar-benar sudah diterima secara benar dan utuh oleh seluruh siswa.

Selain itu, ketika menjelaskan materi pelajaran, guru juga perlu mengulang beberapa kali informasi-informasi yang dianggap penting (informasi kunci), atau menyuruh beberapa siswa untuk mengucapkan ulang informasi kunci yang baru saja disampaikan, atau menyuruh beberapa siswa menceritakan ulang penjelasan guru dengan bahasa sendiri.

Dan, yang tidak kalah penting, guru perlu selalu menggunakan media pembelajaran yang sesuai untuk mendukung pencapaian kompetensi oleh seluruh siswa di kelas.

Kembali ke bagian awal, KLIK untuk membaca …

0 comments… add one
%d blogger menyukai ini:
Essential SSL